Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Arena dan Aktor Kebijakan Luar Negeri

Sudah lama tidak posting artikel, kali ini saya akan membuat artikel tentang arena kebijakan luar negeri. Apakah itu arena kebijakan luar negeri itu? Melalui artikel ini akan dijelaskan, semoga bermanfaat ya.



Di dalam konteks yang menyatakan tempat, arena kebijakan luar negeri dapat diuraikan atau diartikan sebagai daerah atau lokasi di mana kebijakan luar negeri itu dibuat dan dilaksanakan. Daerah di sini berarti kepastian topografi, dengan kata lain adalah sebagai petunjuk yang akan dijadikan dasar dalam pembuatan kebijakan luar negeri, tapi daerah ini tidak hanya sebagai petunjuk yang bersifat fisik saja tapi juga sebagai penjelasan tentang sumberdaya-sumberdaya yang potensial dalam pembuatan kebijakan.

Apakah saja konteks arena kebijakan luar negeri?

Hal ini berkaitan dengan pengaturan atau aturan-aturan dalam kebijakan luar negeri.

Di dalam arena kebijakan luar negeri terdapat tiga konteks yaitu :

1. Konteks internasional

Biasanya, ada yang menjadi sebuah kecenderungan penolakan di dalam kajian kebijakan luar negeri yang menyatakan bahwa konteks internasional pada saat ini merupakan perhatian utama oleh pembuat kebijakan. 

Hal itu di dalam kajian internasional merupakan tantangan dan kesempatan bagi timbulnya perluasan kebijakan luar negeri, dan yang menjadi hasilnya adalah sebuah taruhan, ketidakpastian dan resikonya ada pada banyaknya keinginan mereka.

Kita akan mengakui bahwa yang langsung timbul dari gambaran hubungan internasional adalah sebagai sebuah sistem persaingan dalam melakukan hubungan antar negara. 

Disini pembuat kebijakan luar negeri melihatnya sebagai lahan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dan meminimalisir  kerugian yang timbul dari kompetisi atau persaingan, ini merupakan bagian dari area keamanan nasional.

Berbicara panjang lebar, bagaimana kita menguji dampak dari konteks internasional dan sebagai jalan dalam melakukan perubahan? Dapat kita lihat dari tiga dimensi di bawah ini :

Location of activity

Hal ini kita konsen dan mengarah kepada lokasi-lokasi lain yang menggambarkan betapa pentingnya isu-isu kebijakan luar negeri, demi menciptakan kebijakan luar negeri itu sendiri. Atau bisa juga kita artikan bahwa dimensi ini memberi penjelasan tentang bagaimana keadaan atau lokasi dalam pembuatan kebijakan luar negeri.

Focus of activity

Ini focus kepada reaksi suatu negara terhadap keadaan isu-isu baru dari kebijakan luar negeri.

Instrument of activity

Ini merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui dampak dari sebuah kebijakan.

2. Konteks pemerintahan

Implikasi dari pandangan kepemerintahan ini di dalam kebijakan luar negeri masih menjadi kekuatan serta mempunyai jangkauan yang luas.

Asumsi-asumsi di dalam pandangan kebijakan luar negeri tidak hanya terhadap cara-cara berfilosofi atau pendapat-pendapat yang abstrak saja, melainkan harus memiliki kekuatan dan berpengaruh langsung kepada seluruh struktur pemerintahan di seluruh dunia.
Pengaruh baik dari perkembangan kontek pemerintahan ini adalah kebijakan luar negeri dapat memberikan perlindungan terhadap kegiatan diplomasi.

3. Konteks dalam negeri

Konteks dalam negeri dalam kebijakan luar negeri dilihat dari sejarahnya adalah sebagai hal yang serba membolehkan. Para pembuat kebijakan memiliki kebebasan untuk bertindak.
Konteks dalam negeri ini dapat mempengaruhi kebijakan luar negeri. Sebagai contoh krisis politik nasional atau krisis ekonomi dalam negeri dapat diselesaikan bersama oleh para pembuat kebijakan luar negeri.

Aktor, Isu-isu dan Kepentingan

1. Aktor

Siapa yang membuat kebijakan luar negeri? Di dalam analisis kebijakan luar negeri menjawab yang mengolah atau membuat kebijakan luar negeri adalah para elit birokrasi. Seperti presiden dan staf ahli.

Selain itu ada beberapa yang menjadi aktor kebijakan luar negeri adalah kelompok kepentingan, opini publik atau media, departement-departement.

2. Isu-isu

Hanya sebagai bagian dari pembuatan kebijakan luar negeri, jadi mengetahui isu-isu yang beredar sangat dibutuhkan dalam agenda pembuatan kebijakan luar negeri sebagai kekuatan yang mutlak dalam pembuatan kebijakan luar negeri.

3. Kepentingan

Menurut sejarahnya, kepentingan merupakan sebuah prinsip yang memudahkan untuk menggambarkan kepentingan-kepentingan yang ada di suatu kebijakan luar negeri.

Nah, itulah hal-hal yang dapat saya tuliskan tentang memahami arena dan aktor kebijakan luar negeri. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Memahami Arena dan Aktor Kebijakan Luar Negeri"